Senin, 08 Januari 2018

“Sesuatu yg menguatkan itu do’a yg dilakukan hati, Itu lebih kuat daripada epinefrin.. “ dr. Kwak Hyun (Hospital Ship)

Assalamu'alaikum warahmatullah teman-teman.. tahun tahun belakangan ini, banyak sekali yang menyukai drama-drama korea, dan saya mungkin termasuk kategori itu! Iya benar, tapi saya hanya menyukai drama-drama yang bertema medis. Bagaimana dengan teman-teman, suka drama korea juga?!

Dari drama-drama korea yang bertema medis yang sudah aku tonton, (Medical Top Team; Good Doctor; Descendants Of The Sun; Doctor Stanger; Romantic Doctor Teacher Kim; Yong Pal; dan yang terakhir Hospital Ship) semuanya selalu membuat saya lebih bersemangat belajar dan belajar ilmu medis yang kebetulan sedang saya tekuni sekarang. Di tiap scane yang seperti nyata, moment-moment emengancy, scane team work yang solid.. memberi banyak pelajaran sekaligus pengalaman..


Oke, yang saya share di blog saya kali ini adalah scane Hospital Ship, yang membuat saya speechless.. kagum, bener!.. Laki-laki melakukan Kangaroo Mother Care.. saya taunya selama ini KMC itu dilakukan oleh seorang Ibu (perempuan), tiba-tiba liat scane ini, speechless! penyayang sekali tokoh ini.. tapi sayang cuma scene(beradegan)!  


Ceritanya begini temen-temen, ada bayi dengan kondisi prematur, Heart Rate 60 kali/menit, SP02 85%, respirasi 12 kali/menit dengan bantuan ventilator, tempratur tubuhnya 37,2 ’C, dan tekanan darah 83/42 mmHg di RS pedesaan. Dalam medis, ini disebut kondisi kritis. CPR sudh coba dilakukan, namun tak ada perubahan. CPR brhenti dilakukan karna itu hanya akan menyiksa bayinya. Bayi ini seharusnya segera ditempatkan di ECMO (Extracorporeal Membrane Oxygenation) itu akan membantunya, namun RS tidak mmpunyai fasilitas ECMO. Kalau bayi ini dirujuk ke RS lain yang mmpunyai fasilitas ECMO, itu akan memakan waktu minimal sekitar 1,5 jam, dia tak akan bisa bertahan selama itu. Ibu bayi ini dalam kondisi demam dan flu.


Seorang dokter Sp. Anak mengatakan kepada dokter Kwak, lelaki Sp. Penyakit Dalam yg menangani kelahiran bayi ini di kapal beberapa hari yang lalu, “Maaf, tapi tidak ada lagi yang bisa kita lakukan, kita telah melakukan segala yang bisa kita lakukan dengan ilmu kedokteran.”
Hening sesaat, lalu dr. Kwak perlahan mendekati bayi itu dan mengatakan “Kalau begitu, kenapa kita tidak mencoba sesuatu yang lain. Jika kita sudah melakukan semua yang dapat kita lakukan dengan ilmu.. kita harus.. mencoba sesuatu yg bisa kita lakukan sebagai manusia, mari kita mencoba, dan menganggapnya sebagai Do’a.”


“Do’a!?” dgn heran dr. Sp. Anak itu melihat dr. Kwak, “Jangan bilang kau akan melakukan perawatan metode kanguru (Kangaroo Mother Care)!?”
“Iya. Tolong biarkan aku melakukannya, jika ada sesuatu yang masih bisa ku lakukan, aku ingin mencobanya. Ku mohon.” Pintanya dengan tulus. Rekannya mengangguk memberi izin.


Dr. Kwak melepas bajunya, mengambil bayi itu dari dalam inkubator lalu meletakkannya di dadanya sepanjang malam dengan hati yang berdo’a. Alhasih, esok paginya angka-angka di monitor yg memantau vital sign bayi itu, berubah membaik, heart ratenya mnjadi 90, dr. Kwak merasakan jantung bayi itu berdegup semakin kencang. Bayi itu berjuang dengan sangat baik.





MasyaAllah.. KMC biasanya saya lihat dilakukan oleh seorang Ibu, tapi di film ini dilakukan oleh seorang dokter, dan dia laki-laki. Jujur, kagum! Tp sayang, laki-laki itu cuma beradegan.. dan bayi yang di KMC itu pun mungkin cuma pantum. Memang tak baik kagum pada tokoh2 drama yang hanya sedang beradegan, kalaupun harus kagum saya lebih mengagumi penulis skenarionya yg mungkin terinspirasi dari pengalaman pribadinya. Dan saya jangan sampai mengidolakan, karna sosok nyata Muhammad  saja yg patut diidolakan.. 


Comment ya temen-temen.. tanggapan kalian sama tokoh drama yang kaya Dr. Kwak Hyun gimana? menurutku, dia laki-laki yang penyayang sekali sama anak-anak, sama ibu dan bapaknya jga.. banyak belajar dari tokoh ini!

Hafshah Myosotis Sylvatica . 2017 Copyright. All rights reserved. Designed by Blogger Template | Free Blogger Templates